Sibayaknews.com

Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Berastagi Diduga Alami Gangguan Kesehatan Usai Santap MBG

BERASTAGI, Sibayak— Sebanyak 247 peserta didik SMA Negeri 1 Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (13/8/2026).
Informasi tersebut berdasarkan laporan sementara SMA Negeri 1 Berastagi yang diproleh dari Kepala Sekolah Normawati Martiana Ginting, S.Pd. Dalam laporan itu disebutkan, makanan MBG diantar ke sekolah sekitar pukul 12.20 WIB dan mulai dibagikan kepada siswa pada pukul 12.50 WIB.
Menu yang disajikan terdiri atas ikan dencis sambal, tahu semur, tumis kol dan wortel dengan kecepe, serta buah melon. Sekitar pukul 13.30 WIB, sejumlah siswa mulai mengeluhkan gangguan kesehatan setelah mengonsumsi makanan tersebut.
Keluhan yang dilaporkan antara lain mulut terasa gatal dan mengalami pembengkakan, sesak napas, rasa kebas pada mulut dan tubuh, serta sensasi panas pada kerongkongan.
Pihak sekolah kemudian bergerak cepat dengan membawa dan merujuk siswa yang mengalami keluhan ke sejumlah fasilitas kesehatan. Penanganan dilakukan di puskesmas serta Rumah Sakit Amanda, Rumah Sakit Efarina, Rumah Sakit Umum Kabanjahe, dan Rumah Sakit Mina Kabanjahe.
Berdasarkan laporan sementara, para siswa telah mendapatkan pemeriksaan dan penanganan dari tenaga kesehatan. Sebagian di antaranya masih menjalani observasi maupun perawatan inap sesuai kondisi masing-masing.
Pihak sekolah menyatakan data jumlah siswa terdampak dan kondisi kesehatan mereka masih terus diperbarui berdasarkan perkembangan di lapangan.
Sekolah juga melakukan pendataan terhadap siswa yang mengalami keluhan serta berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan dan pihak terkait, termasuk SPPG Kodim Raya selaku penyedia makanan MBG.
Hingga laporan sementara tersebut dibuat, penyebab pasti gangguan kesehatan belum dinyatakan secara resmi. Karena itu, kejadian ini masih perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebabnya.
Pihak SMA Negeri 1 Berastagi menyatakan akan terus memantau kondisi seluruh siswa yang terdampak dan menyampaikan perkembangan terbaru sesuai kondisi di lapangan.ID

=

=
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan