Bupati Karo Terima Aspirasi Forum Petani Bunga, Siap Kaji Regulasi untuk Lindungi Petani Lokal
Sibayaknews.Com– Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, S.P., menerima audiensi Forum Petani Bunga Kabupaten Karo dalam aksi damai yang berlangsung di Aula Rakoetta Brahmana, Kantor Bupati Karo, Senin (20/7).
Dalam pertemuan tersebut, para petani menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi sektor florikultura. Mereka mengaku pendapatan terus menurun, jumlah petani bunga semakin berkurang, serta pasar lokal semakin kompetitif akibat masuknya produk perusahaan bunga berskala besar, PT Tamora Stekindo.
Forum Petani Bunga meminta Pemerintah Kabupaten Karo menyusun regulasi yang melindungi petani lokal, meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan, menciptakan persaingan usaha yang sehat, serta melibatkan petani dalam penyusunan kebijakan. Mereka juga berharap adanya dukungan berupa pembinaan, pemanfaatan teknologi, dan perluasan akses pasar.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Karo menegaskan bahwa PT Tamora Stekindo telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan seluruh perizinan yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Karena itu, pemerintah daerah tidak memiliki dasar hukum untuk menghentikan operasional maupun pemasaran perusahaan selama tidak ditemukan pelanggaran. Apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran, tentu akan ditindak sesuai kewenangan yang berlaku,” ujar Antonius Ginting.
Bupati juga menyatakan Pemkab Karo akan mengkaji usulan penyusunan regulasi bersama DPRD dengan mempertimbangkan aspek hukum, perlindungan investasi, kepentingan petani, tenaga kerja, serta dampak ekonomi secara menyeluruh. Ia juga meminta Dinas Pertanian serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan meningkatkan pengawasan serta melakukan verifikasi data produksi dan distribusi bunga di lapangan.
Selain itu, Pemkab Karo berkomitmen memperkuat pembinaan petani melalui pelatihan, transfer teknologi, pendampingan budidaya, serta pengembangan screen house. Pada pelaksanaan Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo, penggunaan bunga hasil petani lokal juga akan diprioritaskan sebagai bentuk dukungan terhadap pemasaran.
Pemerintah turut mendorong terbentuknya kelembagaan atau korporasi petani agar lebih mudah mengakses pembiayaan, pendampingan, dan jaringan pemasaran. Perwakilan Forum Petani Bunga juga akan dilibatkan dalam pembahasan lanjutan mengenai regulasi dan pengembangan sektor florikultura.
Menutup pertemuan, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berpihak kepada petani.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami tindak lanjuti melalui koordinasi lintas perangkat daerah bersama DPRD guna merumuskan kebijakan yang tepat, dengan tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan petani lokal dan keberlangsungan investasi di Kabupaten Karo,” tegasnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Karo Iriani Br. Tarigan, Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Dr. Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., perwakilan anggota DPRD, pimpinan OPD terkait, serta masyarakat yang tergabung dalam Forum Petani Bunga.
Diskominfo Kabupaten Karo.
=
=



