Sibayaknews.com

Dinas SDABMBK Kota Medan Targetkan 37,8 Km Drainase di 2026, Genjot Peran Masyarakat Jaga Kebersihan Parit, 61 Kegiatan Drainase Direalisasikan

Medan, sibayaknews.com : Dinas Sumber Daya Air, Bina marga dan Bina Konstruksi Kota Medan terus menggenjot penanganan banjir melalui pembangunan infrastruktur drainase. Untuk tahun 2026, Dinas SDABMBK kota Medan , menargetkan pembangunan drainase perkotaan sepanjang 23,8 Km dan drainase lingkungan sepanjang 14 Km,
Total panjang drainase yang akan dibangun/revitalisasi tahun ini mencapai *37,8 Km* yang tersebar di 21 kecamatan.

Kabid Drainase Dinas SDABMBK Kota Medan, Hardy Patuan Sibarani,Jumat ,26/7/2026,di,kantor SDABMBK, kepada awak Media. mengatakan pembangunan fisik harus dibarengi kesadaran masyarakat. 
“Target kami tahun 2026 ini ada 61 kegiatan drainase yang direalisasikan. Mulai dari pembangunan baru, normalisasi, sampai pemeliharaan berkala. Tapi percuma bangun sepanjang 23,8 Km drainase perkotaan dan 14 Km drainase lingkungan kalau ujungnya mampet karena sampah,” ujar Herdy.
Ia berharap ada sinergi dari pemerintah di tingkat kecamatan sampai kelurahan dan lingkungan. 
“Kami minta Camat, Lurah, dan Kepling aktif mengawasi. Ajak warga kerja bakti rutin, jangan buang sampah ke parit. Parit itu bukan tempat sampah. Kalau mampet, banjir yang rugi kita semua,” tegas Herdy.

Dari 61 kegiatan drainase tahun 2026, prioritas diberikan ke titik-titik langganan banjir dan kawasan padat penduduk.
untuk diketahui 61 kegiatan drainase mempergunakan precast Beton diantaranya udicth dan box culvert yang sudah bekerja sama dengan Batching plan menurut aturan pekerjaan .

Ketua DPD Jaringan Informasi Nasional Sumatera Utara, Hermanto Simanjuntak ,SE mengapresiasi langkah Dinas PU Kota Medan yang menargetkan pembangunan 23,8 Km drainase perkotaan dan 14 Km drainase lingkungan melalui 61 kegiatan di tahun 2026. 

“Kami mengapresiasi keseriusan Pemko Medan melalui Dinas SDABMBK Kota Medan dan Kabid Drainase Bapak Hardy Patuan  Sibarani. Target 37,8 Km drainase ini adalah langkah konkret mengatasi banjir. Tapi kami juga sepakat, pembangunan harus dibarengi edukasi. Harapan kami, Camat, Lurah, Kepling sampai masyarakat ikut jaga kebersihan parit. Jangan sampai APBD miliaran tersumbat hanya karena sampah plastik,” jelas,menutupnya (SP/SN)

=

=
Komentar
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan