Konsolidasi PDI Perjuangan Medan Timur, Paul Mei Anton Simanjuntak ,SH Buka Serentak Musyawarah Ranting dan Anak Ranting

MEDAN ,sibayknews.com : PDI Perjuangan Kecamatan Medan Timur menggelar Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting secara serentak, Sabtu (31/10/2026), di Jalan Sei Kera No. 165, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur. Agenda ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus pembentukan dan penetapan kepengurusan untuk masa bakti 2025–2030.

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 peserta yang terdiri atas jajaran pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC), pengurus ranting, dan anak ranting se-Kecamatan Medan Timur.

Pelaksanaan musyawarah dipimpin oleh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, SH, selaku Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, bersama Dewi Nasution.
Turut hadir Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Timur, Ruth Pulisa Barus, SH, Sekretaris Sahrul Adnan (Along), Bendahara Lahafilu, serta jajaran pengurus partai dari tingkat kecamatan hingga anak ranting.

Dalam laporannya, Ruth Pulisa Barus menyampaikan perkembangan konsolidasi organisasi di wilayah Medan Timur. Di bawah kepemimpinannya yang telah memasuki periode kedua, PAC PDI Perjuangan Medan Timur telah membentuk 11 ranting dan 56 anak ranting.

Dari pembentukan tersebut, jumlah pengurus yang telah terhimpun saat ini mencapai 390 orang dan masih berpotensi bertambah seiring dengan penguatan struktur organisasi ke depan.

Laporan tersebut sekaligus menggambarkan kesiapan PAC Medan Timur dalam memperkuat konsolidasi dan melengkapi struktur kepengurusan partai hingga tingkat paling bawah.

Selanjutnya, Paul Mei Anton Simanjuntak ,SH ,menyampaikan arahan mewakili DPC PDI Perjuangan Kota Medan. Ia menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi secara berjenjang hingga tingkat akar rumput sebagai fondasi kekuatan partai.

Menurutnya, pengurus ranting dan anak ranting memiliki posisi strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat serta menjadi ujung tombak perjuangan partai di tengah kehidupan rakyat.

Paul juga menekankan agar kepengurusan yang terbentuk tidak sekadar menjalankan fungsi organisasi secara administratif, tetapi mampu membangun komunikasi, menjaga kekompakan, serta aktif menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Usai penyampaian arahan, Paul secara resmi membuka pelaksanaan Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting PDI Perjuangan secara serentak di seluruh wilayah Kecamatan Medan Timur.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pandangan umum dari utusan musyawarah, pengumuman struktur kepengurusan, serta penyampaian nama-nama calon ketua ranting dan anak ranting berdasarkan hasil penyaringan dan penetapan DPC PDI Perjuangan Kota Medan.

Tahapan berikutnya meliputi pembentukan tim formatur serta penyusunan struktur, komposisi, dan personalia Pengurus Ranting (PR) dan Pengurus Anak Ranting (PAR). Rangkaian musyawarah tersebut dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan bagi para pengurus yang telah ditetapkan.

Sebelum memasuki agenda utama, kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila oleh Wati, Ketua Ranting Pulo Brayan Darat II, serta lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme, Mars dan Hymne PDI Perjuangan. Selanjutnya, Sekretaris PAC Sahrul Adnan (Along) membacakan Dedication of Life.
Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri dan foto bersama.

Melalui konsolidasi tersebut, PDI Perjuangan Medan Timur diharapkan semakin memperkuat soliditas dan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput. Dengan terbentuknya 11 ranting dan 56 anak ranting, partai juga diharapkan memiliki kesiapan organisasi dan kader yang semakin kuat dalam menjalankan tugas serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.(SP/SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *