Maulid Nabi di Polres Sergai, AKBP Jhon Sitepu Ajak Personel Perkuat Akhlak dan Kepedulian Sosial

Kriminal, Sergai59 Dilihat

SERDANG BEDAGAI ,sibayaknews.com : Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Polres Serdang Bedagai tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat moral personel, menanamkan keteladanan Rasulullah SAW, sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat.

Kegiatan berlangsung di Aula Tathya Dharaka Polres Serdang Bedagai, Kamis (27/8/2026), dengan mengusung tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Kapolres Serdang Bedagai AKBP Jhon Sitepu, S.I.K., M.H., bersama para pejabat utama, Kapolsek jajaran, personel, Bhayangkari, insan pers, serta penceramah Ustadz Dr. H. Sugeng Wanto, S.Ag., M.Ag., hadir dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.20 WIB tersebut.

Sejumlah rangkaian kegiatan digelar, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan puisi hingga penampilan sholawat dari Pondok Pesantren Darut Thalibin.
Yang menarik, peringatan Maulid juga diisi dengan aksi kepedulian sosial. Polres Serdang Bedagai menyerahkan tali asih dan sembako kepada 20 anak yatim serta 10 kaum dhuafa.

Dalam sambutannya, AKBP Jhon Sitepu mengajak seluruh personel menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan dan pelaksanaan tugas.
Ia menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW, terutama sikap saling mengasihi, berbuat baik dan hidup berdampingan.
“Melalui tema ini, mari kita wujudkan nilai-nilai yang diajarkan oleh Rasulullah, yaitu untuk saling mengasihi dan hidup berdampingan,” kata Jhon Sitepu.

Kapolres juga berharap peringatan Maulid tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai spiritual dan mental yang diperoleh harus menjadi bagian dari pembinaan rohani personel sehingga mampu menjadi benteng untuk menghindari berbagai permasalahan maupun pelanggaran.

Sementara itu, Ustadz Dr. H. Sugeng Wanto menyoroti persoalan krisis keteladanan yang dinilai menjadi salah satu tantangan masyarakat saat ini.
“Banyak orang pintar, banyak orang kaya, banyak orang hebat, tetapi keteladanan itu yang sulit saat ini,” ujarnya.
Menurutnya, keteladanan harus dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peranan penting dalam membentuk karakter anak, terlebih di tengah perkembangan teknologi dan tingginya penggunaan telepon seluler oleh generasi muda.

Ia mengingatkan agar orang tua tidak menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak kepada teknologi, tetapi tetap memberikan perhatian, pendidikan dan pembinaan akhlak secara langsung.
“Jangan kita biarkan anak kita. Mari kita didik dan bina dengan baik,” pesannya.

Ustadz Sugeng juga mengajak seluruh masyarakat menjaga NKRI serta merawat keamanan dan persatuan agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ia berharap Polri Presisi, khususnya Polres Serdang Bedagai, dapat terus menjadi contoh dalam menjaga kondusivitas sekaligus memberikan keteladanan di tengah masyarakat.
“Mari kita mulai dari yang terkecil, yaitu dari keluarga. Jadilah keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, keluarga yang meneladani akhlak Baginda Rasulullah SAW,” ajaknya.

Peringatan Maulid kemudian ditutup dengan doa dan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.05 WIB dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.

.(SP/SN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *